KABUPATEN TANGERANG, (LN) - Kegiatan pengaspalan hotmix di Kampung Tegal Kunir Lor, Desa Tegal Kunir Lor, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, menuai sorotan berbagai pihak.
Pasalnya, kegiatan hotmix yang bersumber dari anggaran APBdesa tersebut terlihat dikerjakan asal-asalan dan diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Pantauan awak media bersama lembaga di lokasi, ketebalan aspal hotmix tersebut terlihat sangat tipis.
Ketika dikonfirmasi, staf desa yang kebetulan ada di lokasi mengatakan bahwa ketebalannya hanya tiga senti. Bahkan staf desa tersebut menantang untuk diukur.
"Ketebalannya tiga senti. Bahkan kalau mau diukur silahkan saja," ucap staf desa yang tidak menyebutkan namanya di lokasi.
Namun pernyataan tersebut dibantah oleh Imron selaku Lembaga Seroja yang ikut memantau di lapangan.
Imron selaku Lembaga Seroja mengatakan, pekerjaan tidak sesuai spek, masa ketebalan cuma satu senti. Mirisnya lagi kegiatan tidak terlihat ada agregat.
"Pekerjaan tidak sesuai spek, masa ketebalan cuma satu senti. Mirisnya lagi kegiatan tidak terlihat agregat. Bagaimana bisa bertahan lama, kalau ketebalannya hanya satu senti, ada hujan saja hilang," tegas Imron di lokasi, Rabu (22/10/2026).
Imron berharap kepada pemerintah terkait untuk mengaudit semua kegiatan desa yang ada di Tegal Kunir Lor.
"Kami berharap kepada pemerintah terkait untuk audit semua kegiatan desa yang ada di Tegal Kunir Lor. Jangan sampai Dana Desa disalahgunakan," harap Imron.
Sementara itu, warga lingkungan juga mengatakan bersyukur jalan sudah dibangun, namun berharap kualitasnya diperhatikan.
"Syukur alhamdulillah sudah dibangun, jalan jadi terlihat bagus. Tapi saya juga berharap jangan asal dibangun saja, perlu diperhatikan juga kualitasnya, supaya bisa bertahan lama jangan tipis begini," ucap warga yang tidak mau menyebutkan namanya.(Agus/Red)
