UBP Banten 3 Lontar Normalisasi Muara Sungai di Tambak Warga Karanganyar untuk Tingkatkan Produktivitas -->
PASANG IKLAN

UBP Banten 3 Lontar Normalisasi Muara Sungai di Tambak Warga Karanganyar untuk Tingkatkan Produktivitas

Admin
Selasa, 19 Mei 2026


TANGERANG, LAPORNEWSS.COM - Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, UBP Lontar melakukan normalisasi aliran muara sungai di kawasan tambak warga Desa Karanganyar. Program ini dilakukan untuk mengatasi pendangkalan sungai yang selama ini menjadi kendala utama dalam aktivitas budidaya ikan para petani tambak.


Kegiatan normalisasi berlangsung selama 15 hari dengan cakupan area sepanjang 2 kilometer aliran sungai yang melintasi dan berbatasan langsung dengan kawasan pertambakan warga. Dalam pelaksanaannya, UBP Lontar mengerahkan satu unit alat berat berupa ekskavator PC 200 untuk mengeruk sedimentasi yang menghambat aliran air.


Selain itu, tim UBP Lontar juga melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin guna memastikan proses pengerjaan berjalan efektif dan tepat sasaran.


Senior Manager UBP Lontar, Ria Indrawan, mengatakan bahwa kelancaran aliran air menjadi faktor penting bagi keberlangsungan usaha budidaya ikan masyarakat.


“Kami memahami bahwa kelancaran aliran air adalah urat nadi bagi keberlangsungan budidaya ikan warga. Normalisasi ini bertujuan agar kegiatan budidaya ikan para petani tambak tidak terhalang oleh faktor alam maupun perubahan cuaca, baik saat musim kemarau maupun musim penghujan,” ujarnya.


Pendangkalan sungai yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir dinilai menghambat sirkulasi air serta akses logistik para petambak, terutama ketika kondisi cuaca tidak menentu. Melalui normalisasi ini, kapasitas tampung dan kelancaran aliran sungai diharapkan kembali optimal.


Dengan kondisi aliran air yang lebih baik, risiko luapan air saat hujan deras maupun kekurangan pasokan air asin dan air tawar saat musim kemarau dapat diminimalisasi. Hal tersebut diharapkan mampu mendukung produktivitas petani tambak, mulai dari proses tebar benih hingga masa panen, sehingga hasil budidaya menjadi lebih stabil.


Selama proses pengerjaan berlangsung, UBP Lontar juga berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan aparat desa setempat untuk memastikan kegiatan berjalan aman, kondusif, serta meminimalisasi dampak terhadap aktivitas harian warga sekitar. (hms)