TANGERANG, LAPORNEWSS.COM - PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Banten 3 Lontar kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) serta Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2HIV) tingkat Provinsi Banten, Senin 22/04/2026
Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen UBP Lontar dalam menerapkan prinsip Zero Accident serta menjalankan program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di lingkungan kerja.
Tidak hanya berfokus pada internal perusahaan, UBP Lontar juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, khususnya di wilayah Ring 1 perusahaan. Berbagai program sosial telah dijalankan, seperti penyuluhan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di tingkat rumah tangga serta edukasi pencegahan HIV/AIDS di sekolah-sekolah di Kabupaten Tangerang.
Senior Manager UBP Lontar, Ria Indrawan, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjaga standar keselamatan dan kesehatan kerja sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan HIV/AIDS.
“Penghargaan ini merupakan wujud komitmen kami dalam menjaga lingkungan sekitar UBP Lontar, khususnya pada aspek keselamatan dan kesehatan kerja serta pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS. Kami berharap manfaatnya dapat dirasakan tidak hanya oleh perusahaan, tetapi juga masyarakat luas,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Banten, Andra Soni, turut memberikan apresiasi atas konsistensi UBP Lontar dalam menjalankan program tersebut.
“Kami mengapresiasi komitmen yang telah dibuktikan oleh PLN Indonesia Power UBP Lontar. Harapannya, PLTU Lontar tetap konsisten dan terus memberikan manfaat, tidak hanya di wilayah operasional perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar, khususnya di Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.
Ke depan, kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat diharapkan semakin memperkuat sistem keselamatan dan kesehatan kerja, sekaligus meningkatkan efektivitas program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS.
UBP Lontar menegaskan bahwa keberadaan P2K3 dan P2HIV akan terus dioptimalkan guna menjaga keselamatan pekerja serta mendukung kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional pembangkit. (*)


