Harapan Warga Teluknaga pada Proyek Pergudangan: Adanya Peluang Kerja hingga Tekan Angka Pengangguran -->
PASANG IKLAN

Harapan Warga Teluknaga pada Proyek Pergudangan: Adanya Peluang Kerja hingga Tekan Angka Pengangguran

Kamis, 23 April 2026


KABUPATEN TANGERANG-LN) Harapan terhadap geliat investasi kembali muncul dari akar rumput. Rencana pembangunan kawasan pergudangan di Desa Teluknaga, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, dinilai berpotensi menjadi pintu masuk perbaikan ekonomi warga setempat.

Iksan, 45 tahun, salah seorang warga Desa Teluknaga, menyatakan dukungannya terhadap proyek tersebut. Ia berharap pembangunan pergudangan dapat berjalan tanpa hambatan agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat.

“Kalau kawasan pergudangan ini jadi, kami berharap warga sekitar bisa dilibatkan untuk bekerja. Di desa kami masih banyak yang belum punya pekerjaan tetap,” ujar Iksan, Kamis, 23 April 2026.

Menurut dia, keberadaan kawasan industri logistik seperti pergudangan bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga peluang nyata untuk menekan angka pengangguran di wilayahnya. Ia menilai, selama ini banyak warga yang menggantungkan hidup pada pekerjaan tidak tetap dengan penghasilan yang tidak menentu.

Iksan juga mengajak seluruh pihak, baik masyarakat maupun pemangku kepentingan, untuk memberikan dukungan terhadap rencana investasi tersebut. Ia menilai, sikap terbuka terhadap pembangunan menjadi kunci agar wilayah Teluknaga dapat berkembang lebih cepat.

“Kalau semua mendukung, dampaknya pasti positif, terutama untuk ekonomi warga. Ini juga bisa bantu mengurangi pengangguran,” katanya.

Ia mengingatkan, potensi investasi bisa saja berpindah ke daerah lain jika iklim pembangunan dinilai tidak kondusif. Kondisi tersebut, kata dia, justru akan merugikan masyarakat setempat yang membutuhkan peluang kerja.

“Kalau investor merasa dihambat, mereka bisa saja pindah ke wilayah lain yang lebih kondusif. Kita yang rugi karena kehilangan kesempatan,” ujarnya.

Selain itu, Iksan mengungkapkan bahwa pihak investor disebut telah menyatakan komitmen untuk bertanggung jawab terhadap dampak pembangunan, termasuk perbaikan infrastruktur yang terdampak.

“Sudah ada komitmen untuk memperbaiki jalan dan saluran kalau ada kerusakan akibat pembangunan. Jadi menurut saya, ini langkah yang harus didukung bersama,” kata dia.

Bagi Iksan, pembangunan pergudangan bukan sekadar proyek ekonomi, melainkan peluang untuk mendorong kesejahteraan warga secara lebih luas. Ia berharap, kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan investor dapat menciptakan lingkungan yang produktif dan berkelanjutan di Teluknaga.(Nbl/Red)