TANGERANG, LAPORNEWSS.COM - PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar menunjukkan komitmennya dalam aksi cepat tanggap penanganan bencana banjir yang melanda wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang. Banjir yang dipicu oleh kombinasi banjir rob (pasang air laut) dan curah hujan tinggi tersebut mengakibatkan sejumlah permukiman warga terendam dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 140 sentimeter.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, banjir berdampak pada sekitar 1.014 keluarga yang tersebar di enam kecamatan, termasuk Kecamatan Kosambi. Selain itu, wilayah pesisir Dadap–Kosambi juga kembali terdampak banjir rob yang secara berulang menjadi tantangan bagi masyarakat pesisir.
Genangan air yang meluas menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari warga, mulai dari akses jalan, tempat tinggal, hingga layanan publik. Aktivitas pendidikan dan perekonomian masyarakat turut terhambat, sementara sebagian warga harus bertahan di rumah dengan kondisi tergenang air.
Sebagai bagian dari respons tanggap darurat, PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar bersama Bupati Tangerang dan BPBD Kabupaten Tangerang turun langsung ke lokasi terdampak untuk melakukan evakuasi dan penyaluran bantuan. Tim Tanggap Darurat UBP Lontar membawa sejumlah peralatan pendukung, antara lain mobil pemadam kebakaran, life vest, tali rescue, donat pelampung, dayung, serta bantuan kebutuhan pokok bagi warga terdampak.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, yang meninjau langsung lokasi banjir, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memastikan penanganan darurat berjalan optimal. Untuk jangka pendek, pemerintah daerah menyalurkan bantuan logistik guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Selain itu, tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang juga diterjunkan untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak banjir.
“PLN Indonesia Power UBP Lontar hadir bersama masyarakat Kabupaten Tangerang. Dalam situasi seperti ini, kolaborasi lintas sektor sangat penting. Kami terus berkoordinasi dengan BPBD, pemerintah kabupaten, serta relawan untuk memastikan setiap warga mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” ujar Achmad Oki Herdiansyah, Tim Leader K3 UBP Lontar, saat di konfirmasi wartawan, Rabu (14/01/2026)
Ke depan, PLN Indonesia Power UBP Lontar bersama para pemangku kepentingan terkait akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan penanganan dampak pascabanjir dapat berjalan efektif, cepat, dan tepat sasaran. (*)


